Tips Mengusir Iklan Mengganggu di Ponsel Android

Ponsel Android adalah perangkat yang luar biasa, tetapi iklan yang terus-menerus muncul dapat mengganggu pengalaman pengguna. Iklan-iklan ini tidak hanya mengganggu, tetapi juga dapat menghabiskan data dan memperlambat kinerja perangkat.

Ada beberapa cara untuk menghindari iklan yang mengganggu di ponsel Android. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa tips efektif yang dapat Anda terapkan untuk memblokir iklan dan menikmati pengalaman menjelajah internet yang lebih menyenangkan.

Batasi Iklan di Pengaturan Perangkat

Kontrol iklan yang muncul di perangkat Android Anda dengan menyesuaikan pengaturan iklan. Langkah-langkah ini akan membantu Anda membatasi iklan yang dipersonalisasi dan menonaktifkan iklan yang dipersonalisasi sama sekali.

Mengakses Pengaturan Iklan

  • Buka aplikasi “Pengaturan” di perangkat Android Anda.
  • Ketuk opsi “Google” dan kemudian pilih “Iklan”.

Membatasi Iklan yang Dipersonalisasi

Iklan yang dipersonalisasi ditampilkan berdasarkan aktivitas dan minat Anda. Untuk membatasi iklan yang dipersonalisasi:

  • Di bagian “Personalisasi Iklan”, ketuk sakelar untuk menonaktifkannya.
  • Ketuk “Setel ulang ID iklan” untuk menghapus ID iklan yang saat ini digunakan dan memulai yang baru.

Menonaktifkan Iklan yang Dipersonalisasi

Untuk menonaktifkan iklan yang dipersonalisasi sama sekali:

  • Di bagian “Iklan yang Dipersonalisasi”, ketuk sakelar untuk menonaktifkannya.
  • Ketuk “Setel ulang ID iklan” untuk menghapus ID iklan yang saat ini digunakan dan memulai yang baru.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat membatasi atau menonaktifkan iklan yang dipersonalisasi di perangkat Android Anda.

Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan

iklan android mengganggu menghilangkan

Aplikasi pemblokir iklan merupakan salah satu cara efektif untuk menghindari iklan yang mengganggu di ponsel Android. Aplikasi ini bekerja dengan memblokir permintaan iklan yang dikirim oleh aplikasi atau situs web, sehingga iklan tidak akan muncul di perangkat Anda.

Ada beberapa aplikasi pemblokir iklan populer untuk Android yang dapat Anda gunakan, di antaranya:

  • Adblock Plus
  • AdGuard
  • Blokada
  • Disconnect Pro
  • NetGuard

Untuk menginstal aplikasi pemblokir iklan, Anda dapat mengunduhnya dari Google Play Store atau sumber terpercaya lainnya. Setelah terinstal, aplikasi akan secara otomatis memblokir iklan di perangkat Anda. Namun, perlu diingat bahwa beberapa aplikasi pemblokir iklan mungkin memerlukan akses root untuk bekerja dengan baik.

Ketika memilih aplikasi pemblokir iklan, pastikan untuk memilih aplikasi yang efektif dan aman. Beberapa aplikasi pemblokir iklan mungkin mengandung malware atau adware yang dapat membahayakan perangkat Anda. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membaca ulasan pengguna dan melakukan penelitian sebelum memilih aplikasi pemblokir iklan yang akan digunakan.

Aktifkan Fitur “Jangan Lacak”

Fitur “Jangan Lacak” adalah pengaturan privasi yang memungkinkan pengguna untuk meminta situs web dan aplikasi untuk tidak melacak aktivitas online mereka. Saat diaktifkan, fitur ini akan mengirimkan sinyal “Jangan Lacak” ke situs web dan aplikasi yang dikunjungi pengguna. Meskipun beberapa situs web dan aplikasi menghormati pengaturan ini dan tidak melacak aktivitas pengguna, yang lain mungkin mengabaikannya atau menggunakan metode lain untuk melacak pengguna.

Cara Mengaktifkan Fitur “Jangan Lacak”

Cara mengaktifkan fitur “Jangan Lacak” bervariasi tergantung pada perangkat dan browser yang digunakan. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk mengaktifkan fitur “Jangan Lacak” di perangkat Android:

  • Buka aplikasi browser di perangkat Android Anda.
  • Ketuk ikon menu (biasanya tiga titik vertikal atau garis horizontal) di sudut kanan atas layar.
  • Pilih “Pengaturan” atau “Privasi”.
  • Cari opsi “Jangan Lacak” atau “Do Not Track”.
  • Aktifkan opsi “Jangan Lacak” dengan mengetuk sakelar atau kotak centang.

Kelebihan dan Kekurangan Mengaktifkan Fitur “Jangan Lacak”

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan mengaktifkan fitur “Jangan Lacak” di perangkat Android:

  • Kelebihan:
  • Melindungi privasi pengguna dengan membatasi pelacakan aktivitas online mereka.
  • Mengurangi jumlah iklan yang ditargetkan yang ditampilkan kepada pengguna.
  • Meningkatkan kecepatan browsing dengan memblokir pelacak yang memperlambat situs web dan aplikasi.
  • Kekurangan:
  • Beberapa situs web dan aplikasi mungkin tidak berfungsi dengan baik saat fitur “Jangan Lacak” diaktifkan.
  • Situs web dan aplikasi yang mengabaikan pengaturan “Jangan Lacak” masih dapat melacak aktivitas pengguna.
  • Fitur “Jangan Lacak” tidak sepenuhnya menghilangkan pelacakan online, tetapi dapat mengurangi jumlah data yang dikumpulkan tentang aktivitas pengguna.

Situs Web dan Aplikasi yang Menghormati Pengaturan “Jangan Lacak”

Beberapa situs web dan aplikasi menghormati pengaturan “Jangan Lacak” dan tidak melacak aktivitas pengguna saat fitur ini diaktifkan. Berikut adalah beberapa contoh situs web dan aplikasi yang menghormati pengaturan “Jangan Lacak”:

  • Google Chrome
  • Mozilla Firefox
  • DuckDuckGo
  • Brave
  • Safari
✔️  Download Video Tiktok Tanpa Watermark Tanpa Aplikasi

Gunakan Browser dengan Fitur Pemblokiran Iklan

Ada beberapa browser Android yang memiliki fitur pemblokiran iklan bawaan, seperti:

  • Firefox
  • Brave
  • Opera
  • Samsung Internet Browser

Untuk mengaktifkan fitur pemblokiran iklan di browser tersebut, ikuti langkah-langkah berikut: Firefox:

  1. Buka Firefox.
  2. Ketuk ikon tiga titik di sudut kanan atas.
  3. Pilih “Pengaturan”.
  4. Gulir ke bawah dan ketuk “Lanjutan”.
  5. Ketuk “Privasi dan keamanan”.
  6. Aktifkan “Pemblokiran Konten”.

Brave:

  1. Buka Brave.
  2. Ketuk ikon tiga titik di sudut kanan atas.
  3. Pilih “Pengaturan”.
  4. Gulir ke bawah dan ketuk “Pemblokir Iklan & Pelacak”.
  5. Aktifkan “Blokir Iklan & Pelacak”.

Opera:

  1. Buka Opera.
  2. Ketuk ikon tiga titik di sudut kanan atas.
  3. Pilih “Pengaturan”.
  4. Gulir ke bawah dan ketuk “Pemblokir Iklan”.
  5. Aktifkan “Blokir Iklan”.

Samsung Internet Browser:

  1. Buka Samsung Internet Browser.
  2. Ketuk ikon tiga titik di sudut kanan atas.
  3. Pilih “Pengaturan”.
  4. Gulir ke bawah dan ketuk “Konten Web”.
  5. Aktifkan “Pemblokir Iklan”.

Efektivitas fitur pemblokiran iklan bawaan pada browser tersebut bervariasi. Beberapa browser mungkin lebih efektif dalam memblokir iklan daripada yang lain. Namun, secara umum, fitur pemblokiran iklan bawaan pada browser tersebut cukup efektif dalam memblokir sebagian besar iklan yang mengganggu.Jika Anda merasa bahwa fitur pemblokiran iklan bawaan pada browser tersebut tidak cukup efektif, Anda dapat mencoba menggunakan aplikasi pemblokir iklan pihak ketiga.

Ada banyak aplikasi pemblokir iklan pihak ketiga yang tersedia di Google Play Store, seperti AdBlock Plus, AdAway, dan Blokada. Aplikasi pemblokir iklan pihak ketiga umumnya lebih efektif dalam memblokir iklan daripada fitur pemblokiran iklan bawaan pada browser. Namun, aplikasi pemblokir iklan pihak ketiga juga dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti memperlambat kinerja browser atau menyebabkan beberapa situs web tidak berfungsi dengan baik.

Ubah Pengaturan Privasi di Aplikasi

Menonaktifkan pelacakan iklan di aplikasi Android dapat membantu mengurangi jumlah iklan yang mengganggu yang Anda lihat. Namun, perlu diingat bahwa menonaktifkan pelacakan iklan dapat memengaruhi fungsionalitas aplikasi tertentu.

Akses Pengaturan Privasi Aplikasi

Untuk mengakses pengaturan privasi aplikasi Android, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka aplikasi Pengaturan di perangkat Anda.
  • Ketuk Privasi.
  • Ketuk Iklan.

Nonaktifkan Pelacakan Iklan di Aplikasi Tertentu

Di halaman Iklan, Anda akan melihat daftar aplikasi yang telah mengumpulkan data untuk menampilkan iklan yang dipersonalisasi. Untuk menonaktifkan pelacakan iklan untuk aplikasi tertentu, ketuk aplikasi tersebut dan alihkan sakelar Personalisasi Iklan ke posisi Nonaktif .

Dampak Menonaktifkan Pelacakan Iklan

Menonaktifkan pelacakan iklan dapat memengaruhi fungsionalitas aplikasi tertentu. Misalnya, beberapa aplikasi mungkin tidak lagi dapat menampilkan iklan yang relevan, atau mungkin menampilkan lebih sedikit iklan secara keseluruhan. Selain itu, beberapa aplikasi mungkin memerlukan pelacakan iklan untuk berfungsi dengan baik. Jika Anda menonaktifkan pelacakan iklan untuk aplikasi tersebut, aplikasi tersebut mungkin tidak berfungsi dengan baik.

Gunakan VPN untuk Menyembunyikan Lokasi

Tips menghindari iklan yang mengganggu di ponsel Android terbaru

Menggunakan VPN (Virtual Private Network) dapat menjadi cara efektif untuk menyembunyikan lokasi pengguna dan mengurangi iklan yang ditargetkan. VPN berfungsi dengan mengenkripsi lalu lintas internet pengguna dan merutekannya melalui server yang berlokasi di negara lain. Hal ini membuat pengiklan lebih sulit untuk melacak lokasi pengguna dan menayangkan iklan yang relevan.

Ada banyak VPN gratis dan berbayar yang tersedia untuk perangkat Android. Beberapa VPN gratis yang populer meliputi ProtonVPN, Windscribe, dan TunnelBear. Beberapa VPN berbayar yang populer meliputi NordVPN, ExpressVPN, dan CyberGhost. Saat memilih VPN, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti kecepatan, keamanan, dan kebijakan privasi.

Risiko Keamanan VPN

Meskipun VPN dapat menjadi alat yang berguna untuk melindungi privasi pengguna, namun ada juga beberapa risiko keamanan yang terkait dengan penggunaannya. Salah satu risiko terbesar adalah kemungkinan kebocoran DNS. Kebocoran DNS terjadi ketika permintaan DNS pengguna dikirimkan di luar terowongan VPN, yang memungkinkan pengiklan untuk melacak lokasi pengguna.

Risiko keamanan lainnya yang terkait dengan penggunaan VPN adalah kemungkinan serangan man-in-the-middle (MITM). Serangan MITM terjadi ketika penyerang menyisipkan diri mereka sendiri ke dalam koneksi antara pengguna dan server VPN. Hal ini memungkinkan penyerang untuk mencegat dan memodifikasi lalu lintas pengguna.

✔️  Kelebihan dan Kekurangan Android Auto di Mobil: Pilih atau Tinggalkan?

Gunakan Aplikasi Root untuk Memblokir Iklan

Menggunakan aplikasi root untuk memblokir iklan merupakan cara efektif untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di perangkat Android Anda. Namun, perlu diingat bahwa rooting perangkat Android dapat membatalkan garansi dan membuka celah keamanan.

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan aplikasi root untuk memblokir iklan, pastikan Anda memahami risiko yang terlibat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi perangkat Anda.

Cara Melakukan Rooting pada Perangkat Android

Proses rooting perangkat Android berbeda-beda tergantung pada merek dan model perangkat Anda. Namun, secara umum, langkah-langkah untuk melakukan rooting adalah sebagai berikut:

  • Buka kunci bootloader perangkat Anda.
  • Instal custom recovery seperti TWRP atau CWM.
  • Unduh dan salin file SuperSU atau Magisk ke kartu SD perangkat Anda.
  • Reboot perangkat Anda ke mode recovery.
  • Pilih opsi “Install” dan pilih file SuperSU atau Magisk yang telah Anda salin sebelumnya.
  • Reboot perangkat Anda kembali ke sistem operasi Android.

Cara Menginstal Aplikasi Pemblokir Iklan yang Memerlukan Akses Root

Setelah perangkat Android Anda telah di-root, Anda dapat menginstal aplikasi pemblokir iklan yang memerlukan akses root. Berikut adalah beberapa aplikasi pemblokir iklan yang populer:

  • AdAway
  • Blokada
  • DNS66
  • NetGuard
  • RootCloak

Untuk menginstal aplikasi pemblokir iklan yang memerlukan akses root, cukup unduh file APK aplikasi tersebut dan instal seperti biasa. Namun, pastikan Anda mengunduh aplikasi dari sumber yang terpercaya untuk menghindari malware.

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Aplikasi Root untuk Memblokir Iklan

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan menggunakan aplikasi root untuk memblokir iklan:

Kelebihan:

  • Dapat memblokir semua jenis iklan, termasuk iklan yang muncul di aplikasi dan game.
  • Tidak memerlukan koneksi internet untuk bekerja.
  • Dapat meningkatkan kinerja perangkat Android Anda dengan memblokir iklan yang menghabiskan sumber daya.

Kekurangan:

  • Membatalkan garansi perangkat Anda.
  • Membuka celah keamanan pada perangkat Anda.
  • Dapat menyebabkan beberapa aplikasi tidak berfungsi dengan baik.

Gunakan DNS Pribadi untuk Memblokir Iklan

DNS pribadi adalah layanan yang menerjemahkan nama domain (seperti www.google.com) menjadi alamat IP yang sesuai. Dengan menggunakan DNS pribadi, Anda dapat memblokir akses ke situs web tertentu, termasuk situs web yang menampilkan iklan.Untuk mengonfigurasi DNS pribadi di perangkat Android Anda, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka aplikasi Pengaturan.
  • Ketuk “Jaringan & internet”.
  • Ketuk “Internet”.
  • Ketuk jaringan Wi-Fi yang ingin Anda konfigurasi.
  • Ketuk “Opsi lanjutan”.
  • Di bawah “Pengaturan DNS”, pilih “DNS Pribadi”.
  • Masukkan alamat DNS pribadi yang ingin Anda gunakan.
  • Ketuk “Simpan”.

Berikut adalah beberapa DNS pribadi yang dikenal dapat memblokir iklan:* AdGuard DNS: 176.103.130.130 dan 176.103.130.131

CleanBrowsing DNS

185.228.168.9 dan 185.228.169.9

OpenDNS

208.67.222.222 dan 208.67.220.220

Quad9 DNS

9.9.9.9 dan 149.112.112.112Menggunakan DNS pribadi dapat berdampak pada kecepatan dan keamanan internet Anda. Beberapa DNS pribadi mungkin lebih lambat daripada DNS yang disediakan oleh penyedia layanan internet Anda. Selain itu, beberapa DNS pribadi mungkin tidak memblokir semua iklan, dan beberapa iklan mungkin masih muncul di situs web tertentu.

Gunakan Mode Hemat Data

Mode hemat data adalah fitur yang tersedia di perangkat Android yang memungkinkan pengguna untuk mengurangi jumlah data yang digunakan oleh aplikasi dan layanan. Ini dapat membantu mengurangi biaya data dan meningkatkan masa pakai baterai. Mode hemat data juga dapat membantu mengurangi jumlah iklan yang ditampilkan di perangkat Android.

Untuk mengaktifkan mode hemat data, buka aplikasi Pengaturan di perangkat Android Anda dan ketuk “Jaringan & internet”. Ketuk “Penggunaan data” dan kemudian ketuk “Mode hemat data”. Aktifkan sakelar “Mode hemat data” untuk mengaktifkan fitur ini.

Menggunakan Mode Hemat Data Tanpa Mengorbankan Pengalaman Menjelajah Internet

  • Gunakan browser yang mendukung mode hemat data. Beberapa browser, seperti Google Chrome dan Firefox, memiliki fitur mode hemat data bawaan yang dapat membantu mengurangi jumlah data yang digunakan saat menjelajah internet.
  • Aktifkan mode hemat data hanya saat dibutuhkan. Jika Anda tidak khawatir dengan penggunaan data, Anda dapat menonaktifkan mode hemat data untuk mendapatkan pengalaman menjelajah internet yang lebih cepat.
  • Pertimbangkan untuk menggunakan jaringan Wi-Fi. Jaringan Wi-Fi biasanya lebih cepat dan lebih murah daripada jaringan seluler. Jika memungkinkan, gunakan jaringan Wi-Fi untuk mengurangi penggunaan data dan meningkatkan kecepatan menjelajah internet.
✔️  Cara Download Video Tiktok Tanpa Watermark Di Telegram

Gunakan Ekstensi Browser untuk Memblokir Iklan

Salah satu cara yang ampuh untuk memblokir iklan di ponsel Android adalah dengan menggunakan ekstensi browser. Ekstensi ini dapat memblokir iklan dari berbagai situs web, termasuk situs web yang menampilkan iklan secara agresif.

Ada beberapa ekstensi browser populer untuk Android yang dapat memblokir iklan, antara lain:

  • Adblock Plus
  • uBlock Origin
  • AdGuard

Untuk menginstal dan menggunakan ekstensi browser untuk memblokir iklan, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Google Play Store dan cari ekstensi browser yang ingin Anda instal.
  2. Ketuk tombol “Instal” dan tunggu hingga ekstensi terinstal.
  3. Buka browser Anda dan aktifkan ekstensi yang telah Anda instal.
  4. Setelah ekstensi aktif, Anda akan melihat iklan di situs web diblokir.

Efektivitas ekstensi browser untuk memblokir iklan biasanya sebanding dengan aplikasi pemblokir iklan pihak ketiga. Namun, ekstensi browser memiliki beberapa kelebihan dibandingkan aplikasi pemblokir iklan pihak ketiga, antara lain:

  • Ekstensi browser lebih mudah dipasang dan digunakan.
  • Ekstensi browser tidak memerlukan akses root.
  • Ekstensi browser dapat memblokir iklan dari lebih banyak situs web.

Ringkasan Penutup

Tips menghindari iklan yang mengganggu di ponsel Android terbaru

Dengan mengikuti tips yang telah dijelaskan, Anda dapat memblokir iklan yang mengganggu di ponsel Android dan menikmati pengalaman menjelajah internet yang lebih menyenangkan. Pilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda, dan mulailah menikmati internet tanpa iklan yang mengganggu.

Pertanyaan dan Jawaban

Apa itu iklan yang dipersonalisasi?

Iklan yang dipersonalisasi adalah iklan yang ditargetkan khusus untuk Anda berdasarkan data pribadi Anda, seperti lokasi, riwayat penelusuran, dan minat. Iklan ini sering kali lebih relevan dan menarik, tetapi juga lebih mengganggu karena terasa seperti sedang mengintai Anda.

Apa keuntungan menggunakan aplikasi pemblokir iklan?

Aplikasi pemblokir iklan dapat memblokir iklan yang mengganggu di aplikasi dan browser web. Aplikasi ini bekerja dengan memfilter lalu lintas internet dan memblokir permintaan iklan sebelum dimuat. Dengan menggunakan aplikasi pemblokir iklan, Anda dapat menikmati pengalaman menjelajah internet yang lebih cepat dan bebas iklan.

Apa itu fitur “Jangan Lacak”?

Fitur “Jangan Lacak” adalah pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk meminta situs web dan aplikasi untuk tidak melacak aktivitas online Anda. Saat fitur ini diaktifkan, situs web dan aplikasi tidak akan dapat mengumpulkan data tentang aktivitas penelusuran Anda, seperti halaman yang Anda kunjungi dan tautan yang Anda klik.

Apa itu aplikasi root?

Aplikasi root adalah aplikasi yang memiliki akses penuh ke sistem operasi Android. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk melakukan berbagai modifikasi pada perangkat Anda, termasuk memblokir iklan. Namun, rooting perangkat Android dapat membatalkan garansi dan membuat perangkat Anda lebih rentan terhadap malware dan virus.

Apa itu DNS pribadi?

DNS pribadi adalah layanan yang menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP. Anda dapat menggunakan DNS pribadi untuk memblokir iklan dengan mengonfigurasi perangkat Anda untuk menggunakan DNS pribadi yang dikenal dapat memblokir iklan.

Apa itu mode hemat data?

Mode hemat data adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk mengurangi penggunaan data seluler. Saat mode hemat data diaktifkan, perangkat Anda akan memblokir beberapa jenis lalu lintas data, termasuk iklan. Mode hemat data dapat membantu Anda menghemat data seluler dan memperpanjang masa pakai baterai perangkat Anda.

Apa itu ekstensi browser?

Ekstensi browser adalah perangkat lunak kecil yang dapat Anda tambahkan ke browser web Anda untuk menambah fitur atau fungsionalitas baru. Ada banyak ekstensi browser yang tersedia yang dapat memblokir iklan. Dengan menggunakan ekstensi browser, Anda dapat memblokir iklan di browser web Anda tanpa perlu menginstal aplikasi pemblokir iklan.

Leave a Comment